1. Sensor radar
· Radar gelombang milimeter : Radar ekor biasanya menggunakan sensor radar gelombang milimeter, yang memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi dan mendeteksi refleksi gelombang ini dari objek. Teknologi ini sangat efektif dalam mengukur jarak, kecepatan, dan arah mendekati kendaraan atau hambatan, bahkan dalam kondisi cuaca yang menantang seperti hujan, kabut, atau debu.
· Frekuensi operasi : Frekuensi umum termasuk 24 GHz atau 77 GHz, yang cocok untuk deteksi jarak pendek dengan presisi tinggi.
· Pengukuran Lingkup : Jarak terdeteksi 100 ~ 150m kisaran, rentang 30 hingga 45 sudut.
2. Unit Pemrosesan Data
· Pemrosesan Sinyal : Sinyal yang diterima oleh radar diproses untuk mengidentifikasi objek di belakang pengendara sepeda. Sistem menghitung kecepatan relatif, jarak, dan waktu untuk dampak dari objek yang terdeteksi.
· Analisis Algoritma : Algoritma lanjutan membedakan antara berbagai jenis hambatan (misalnya, kendaraan, pengendara sepeda, pejalan kaki) dan menilai apakah mereka menimbulkan ancaman.
3. Sistem Peringatan
· Peringatan Visual : Sistem sering menyertakan tampilan kecil atau lampu indikator yang dipasang di dalam garis pandang pengendara, seperti pada setang atau helm. Indikator -indikator ini memberikan peringatan visual, seperti lampu atau ikon yang berkedip, untuk memberi sinyal kendaraan yang mendekat.
· Peringatan Auditori : Beberapa sistem menggabungkan peringatan suara, seperti bunyi bip atau pemberitahuan suara, untuk memperingatkan pengendara potensi bahaya.
· Umpan Balik Getaran : Sistem kelas atas mungkin juga termasuk umpan balik getaran, dikirim melalui pelana atau setang, untuk memberikan peringatan taktil.
4. Konektivitas nirkabel dan fitur pintar
· Integrasi dengan lampu sepeda : Beberapa sistem radar terintegrasi dengan lampu belakang sepeda. Ketika kendaraan terdeteksi, sistem dapat secara otomatis menyesuaikan kecerahan atau pola lampu untuk membuat pengendara sepeda lebih terlihat.
· Koneksi ke perangkat pintar : Sistem radar dapat terhubung ke smartphone atau komputer bersepeda melalui Bluetooth atau Ant+. Koneksi ini memungkinkan peringatan yang lebih rinci, pencatatan data, dan analisis setelah perjalanan.
5. Catu daya dan daya tahan baterai
· Baterai Isi Ulang : Sistem radar biasanya ditenagai oleh baterai yang dapat diisi ulang. Daya tahan baterai tergantung pada frekuensi penggunaan dan pengaturan sistem. Beberapa sistem dapat mendukung pengisian matahari untuk memperpanjang masa pakai baterai.
6. Instalasi dan Kompatibilitas
· Instalasi yang mudah : Radar ekor dirancang untuk pemasangan yang mudah di bagian belakang sepeda, biasanya dipasang di tiang kursi atau rak belakang menggunakan kurung atau klip sederhana.
· Kompatibilitas : Sistem ini umumnya kompatibel dengan berbagai jenis sepeda, termasuk sepeda jalan, sepeda gunung, dan sepeda listrik.
Dengan memberikan peringatan dini tentang mendekati kendaraan atau rintangan, sistem radar ekor berkuda secara signifikan meningkatkan keselamatan pengendara sepeda, memungkinkan mereka untuk mengambil tindakan pencegahan seperti bergerak ke samping atau memperlambat, sehingga mengurangi risiko kecelakaan.
